Syariful Akbar

Original, Fresh & Loud

ATM: Amati, Tiru, dan Modifikasi

Slogan di atas pastilah sangat familier, karena sering kita baca dan kita dengar dalam berbagai acara. Amati Tiru dan Modifikasi ini seringkali disingkat ATM. Untuk tim marketing, biasanya prinsip itu digunakan untuk membuat dan saling membalas program marketing sesama produk yang ada. Untuk tim sales, sering digunakan untuk menyusun rencana penjualan dan program kerja sama dengan toko jaringan distribusinya.

Contoh paling mudah adalah promosi telpon seluler tentang nelpon gratis. Eh, beberapa waktu kemudian, si kompetitor mengeluarkan promosi serupa, tapi di modifikasi sedikit, yaitu tidak hanya nelpon yang gratis, tapi juga sms gratis. Kedua iklan tadi akhirnya disaingi lagi oleh prinsip modifikasi oleh produk ke tiga, yaitu nelpon dan sms gratis tanpa syarat. Wah, seakan urusan tidak berujung ya.

Kali ini, yuk kita pelajari bersama prinsip ATM ini.

1. Amati

Tidak hanya mencontek mentah-mentah, tapi juga dilihat asas filosofisnya. Misalkan seorang pengusaha sukses berjualan oleh-oleh dan kerajinan tangan daerah setempat, coba sekarang amati juga pengusaha lain yang berjualan serupa. Pasti akan ada yang beda, bukan? Nah amati kenapa bisa berbeda, apa yang bisa diambil dari kedua contoh tadi. Amati juga siapa yang membeli produknya dan promosi apa yang digunakan. Apakah kita akan menggunakan cara yang sama ataukah kita mempunyai bayangan kreatifitas lainnya? Ini bisa digunakan untuk memulai bisnis, atau untuk memulai mencari akar permasalahan.

2. Tiru

Setelah kita memutuskan untuk meniru yang kita perlukan, dalami sekali lagikita-kira kita mau meniru seperti apa dari orang yang lainnya. Kumpulkan tiruan-tiruan dari berbagai pihak, agar bener-bener sesuai dengan apa yang kita impikan. Tuliskan tiruan-tiruan ini dengan baik, catat, dan seringlah dibaca-baca, agar memunculkan tahap selanjutnya: modifikasi. Jangan percaya terhadap kemapuan otak kita yang bisa mengingat jutaan memori. Otak kita itu sangat sensitif terhadap informasi yang masuk. SEkali informasi baru datang, maka informasi yang udah kita tanam sebelumnya seringkali kehapus begitu aja. Perlu effort lagi untuk membangkitkan memori. Dan secara praktis, catatlah apapun selagi kita ingat. aja apa yang kita bisa kasi

Meniru adalah cara termudah untuk menjalankan usaha. Kalau tidak mau modifikasi, ya istilahnya anda cukup waralaba saja. Kalau mau modifikasi, ya kita harus memikirkan lagi bagaimana pembedanya dengan usaha sejenis dengan elegan dan cerdas. Lho kok harus elegan dan cerdas? Lha kan kita udah dikaruniai akal untuk berpikir bukan? Ah, ngapain report-repot, kan tinggal copy paste aja kan? Nah ini dia keunikan hidup kita. Kalaupun semua udah kita copy paste secara kloning alias persis seperti aslinya, percayalah hasilnya tetap akan berbeda. Tinggal nanti berbedanya yang bagaimana? Berbeda yang menguntungkan, atau malah berbeda tapi rugi.

Apakah prinsip ATM ini hanya untuk kehidupan bisnis atau pekerjaan saja? Menurut saya, ini bisa kita jalankan juga untuk aktifitas pribadi kita.

Sekarang kita bisa ke ATM kapan pun kita mau. Bukan untuk cek saldo, tapi ‘ATM’ ini untuk mengembangkan pribadi kita. Right?

Single Post Navigation

4 thoughts on “ATM: Amati, Tiru, dan Modifikasi

  1. Untuk membedakan kita dari yang ditiru, M-nya yang berfungsi banyak barangkali ya Pak? Moifikasi sedemikian rupa sehingga kita tak plek meniru orang lain

  2. Ya betul. Berdasar pengalaman saya, modifikasi kecil pun juga ternyata dapat menghasilkan pembeda yang jauh lebih besar. Salam sukses.

  3. Keren, sama seperti skripsi dan thesis. Sangat jarang yang variabelnya tidak mengadopsi prinsip ATM.

  4. Terima kasih atas commentnya…:) Sepakat!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: