Syariful Akbar

Original, Fresh & Loud

Berburu Pekerjaan: Strategi Mendapatkan Pekerjaan Impian (bagian 2)

freedigitalphotos.net

Setelah kita mempersiapkan CV yang memikat (baca artikel sebelumnya di sini), saatnya kita gunakan CV kita sebagai sarana pemasaran dan mulai mempersiapkan strategi selanjutnya. Seperti seorang militer yang akan melakukan operasi rahasia, aktifitas ini akan jauh lebih berhasil apabila Anda telah merencanakan strategi Anda sebelumnya dibanding bila Anda membiarkan prosesnya berlangsung untuk waktu yang tidak dapat ditentukan tanpa hasil yang positif.

Dalam berburu pekerjaan, beberapa pilihan selanjutnya akan kita pertimbangkan. Kita mungkin menginginkan pekerjaan baru di tempat yang sama, pekerjaan baru di tempat lain, perubahan drastis, atau bahkan kita ingin membuka bisnis sendiri. Jangan harap pekerjaan impian akan datang begitu saja, seperti Anda memenangkan doorprize atau hadiah undian langsung.  Kegiatan ini memerlukan strategi dan upaya yang terencana.

Jika saat ini Anda menganggur, jadikan aktifitas berburu pekerjaan ini sebagai pekerjaan rutin tiap harinya. Alokasikan waktu 5-6 jam sehari, untuk berburu pekerjaan. Jadikan ini seolah seperti Anda bekerja di kantor. Bagi Anda yang telah bekerja, Anda harus tetap menunjukkan kinerja dengan baik dalam pekerjaan Anda yang sekarang. Tetapi, gunakanlah waktu di awal pagi, waktu makan siang, malam hari, atau bahkan akhir pekan Anda untuk merencanakan langkah selanjutnya. Mencari pekerjaan baru sementara Anda bekerja memang akan menambah beban kerja Anda saat ini. Namun, pekerjaan inilah yang memberikan jaminan keuangan jangka pendek terhadap Anda.

Saya menyarankan agar Anda proaktif dan merencanakan pendekatan untuk mendapatkan pekerjaan ideal Anda. Persingkat pencarian kerja Anda pada peran atau perusahaan di mana Anda ingin bekerja. Bagi saya, sangat membuang waktu apabila kita secara massif mencari informasi lowongan pekerjaan kemanapun itu. Sekali lagi, fokuskan kepaad peran dan perusahaan di mana Anda ingin bekerja.

Lowongan pekerjaan dapat ditemukan dengan dua langkah, yaitu mencari yang tampak dan mencari yang tersembunyi. Untuk yang tampak, lakukanlah dengan membaca iklan karir di akhir pekan, browsing internet, situs pencari kerja, dan media lainnya. Ketika Anda melamar pekerjaan dari lowongan yang tampak, lakukanlah apa yang diminta. Bila Anda diminta mengirim CV, maka lakukanlah. Perhatikan deadline. Jangan menunggu mengirim CV pada saat-saat terakhir. Pengalaman saya dengan tim HRD, seringkali mereka mengabaikan CV-CV yang datang belakangan, karena membanjirnya CV yang telah datang sebelumnya. Memang seolah-olah ini tidak fair, tapi demikianlah adanya.

Untuk mencari lowongan pekerjaan yang tersembunyi, biasanya kita peroleh dari headhunter/ agen perekrutan, dan dari jaringan/ network. Khusus untuk lowongan pekerjaan tipe tersembunyi ini, tidak semua diiklankan. Tapi, biasanya, ada lebih banyak peluang yang tersedia daripada kesempatan yang diiklankan. Sekali lagi, network!

Tips-tips untuk berburu pekerjaan yang tersembunyi adalah sebagai berikut:

– Kembangkan network seluas mungkin. Bergabunglah dengan organisasi profesi dan hadiri seminar, pameran, atau konferensi dengan orang-orang di jalur karir yang Anda pilih, yang mungkin mengetahui ada tidaknya lowongan pekerjaan

– Dekati penyedia kerja secara langsung. Ungkapkan bahwa Anda tertarik untuk bekerja di perusahaan itu. Tanyakan segala peluang yang ada, dan kirimkan CV Anda. Apabila saat itu tidak ada posisi untuk ditawarkan, tidak apa-apa, karena Anda juga tidak kehilangan apapun. Mereka akan ingat kepada Anda.

– Pengalaman kerja merupakan cara berharga untuk mendapatan bursa kerja tersembunyi. Pastikan Anda memiliki learning dari tiap-tiap pengalaman kerja yang diperoleh. Jadikan itu sebagai modal pengembangan diri Anda untuk mendapatkan tantangan yang lebih besar di tempat kerja baru.

Berikut ini merupakan beberapa pertanyaan kepada diri sendiri (self question) untuk mereview perjalanan karir Anda, sebelum melangkah ke pekerjaan baru.

1. Jenis pekerjaan apa yang kucari?

2. Kriteria apa saja yang perlu kupertimbangkan sebelum aku melamar?

3. Perusahaan mana yang menjadi targetku?

4. Berapa banyak waktu yang secara realistis dapat kugunakan untuk mencari kerja?

5. Perubahan apa yang perlu aku lakukan terhadap jadwalku untuk memungkinkanku mencari pekerjaan baru?

6. Bagaimana aku memonitor perkembanganku?

7. Sampai saat ini, apa yang telah kulakukan untuk mencari pekerjaan?

8. Apa lagi yang bisa kulakukan untuk menambah peluang mendapatkan pekerjaan baru?

9. Perkumpulan profesi manakah yang paling relevan untuk karirku?

10. dan lain-lainnya…

Temukan strategi Anda dalam berburu pekerjaan. Beritahu saya, bagaimanakah proses Anda dalam hal ini? Selamat berburu!

Salam sukses.

Ingin ngobrol dengan saya? Follow saya di twitter @syarifulakbar.

Single Post Navigation

3 thoughts on “Berburu Pekerjaan: Strategi Mendapatkan Pekerjaan Impian (bagian 2)

  1. Pingback: Manfaatkan Bursa Kerja Tersembunyi: Strategi Mendapatkan Pekerjaan Impian (bagian 3) « Syariful Akbar

  2. Pingback: Wawancara Penuh Percaya Diri: Strategi Mendapatkan Pekerjaan Impian (bagian 4) « Syariful Akbar

  3. Pingback: Mencapai Kesepakatan Terbaik: Strategi Mendapatkan Pekerjaan Impian (bagian 5 – selesai) « Syariful Akbar

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: