Syariful Akbar

Original, Fresh & Loud

Secangkir Teh Setumpuk Ide

freedigitalphotos.net

Setiap pagi, saya memiliki rutinitas yang cukup penting. Rutinitas ini nyaris saya anggap sebagai ritual, karena memiliki dampak psikologis setelah saya melakukannya. Dengan rutinitas tersebut, saya merasa sangat bersemangat dengan puluhan ide-ide baru yang akan saya lakukan pada hari ini dan bahkan sampai waktu yang panjang ke masa depan.

Apa rutinitas tersebut? Minum teh. Ya, minum teh panas di pagi hari.

Penyajian teh ini pun sangat khas Jawa, yaitu teh nasgithel. Singkatan dari panas, legi (manis), dan kenthel (kental). Syarat mutlak lainnya adalah cara meraciknya yang harus dengan air mendidih, bukan berasal air panas dispenser atau termos air. Saya masih memberikan toleransi dengan berbagai merek-merek teh, jenis celup atau non-celup, gula batu, gula pasir, atau pemanis buatan, tapi syarat nasgithel di atas merupakan hal yang tidak bisa di tawar. Maklumnya, teh ini disiapkan di cangkir. Beberapa kali saya bikin sendiri atau kadang istri saya yang membuatkan. Selanjutnya pun si mbak di rumah pun juga sudah tahu cara meracik teh ini.

Setelah meracik dan tersaji, langkah selanjutnya adalah minum. Proses meminumnya pun saya nikmati dari satu tahap ke tahap berikutnya. Sengaja saya pelankan proses demi proses itu, ibaratnya olahraga sebagai pemanasan badan sebelum bergerak. Karena panas teh tersebut berasal dari air mendidih, saya ambil langkah menyeruputnya sedikit demi sedikit. Dalam kondisi panas, cara meminum ini ternyata memberikan sensasi di mulut saya, dan efeknya langsung menjalar ke sekujur badan. Badan menjadi lebih enteng, masuk angin hilang, dan kepala jadi segar. Saya lanjutkan lagi ke seruputan kedua, ketiga, keempat dan seterusnya, efek di atas pun semakin kuat. Melihat khidmatnya, bahkan istri dan anak-anak saya pun nyaris tidak mau mengganggu keasyikan saya dalam minum teh di setiap pagi hari itu…he he..

Setiap seruputan itulah, saya mendapatkan ide-ide. Satu seruputan satu ide. Bayangkan saja, apabila setiap menghabiskan satu cangkir teh saya memerlukan 10 seruputan, maka setiap pagi saya sudah memiliki 10 ide baru yang akan saya jalankan hari itu dan selanjutnya. Demikian seterusnya di setiap pagi… Ide untuk menulis blog, ide untuk melakukan perbaikan kinerja, ide untuk melakukan sesuatu, ide untuk membuat materi training, ide untuk berlibur dengan keluarga, dan setumpuk ide-ide lainnya.

Rutinitas tersebut sudah berlangsung lama. Dan berawal dari seruputan teh itulah, saya mendapatkan ide-ide baru, kemudian mencatatnya, dan saya lakukan ide-ide tersebut berdasarkan prioritas. Saya bersyukur, telah menemukan suatu cara bagi saya sendiri, untuk mendapatkan ide-ide.

Selamat beraktifitas, teman-teman. Selamat menemukan cara untuk mendapatkan ide-ide brilian. Silakan share di sini ya…

Salam sukses.

Ingin ngobrol dengan saya? Follow saya di twitter @syarifulakbar.

Single Post Navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: