Syariful Akbar

Original, Fresh & Loud

Investasi Diri

freedigitalphotos.net

Dalam hukum Law of Attraction (hukum tarik-menarik), kuncinya adalah bagaimana kita memantaskan diri agar mendapatkan apa yang kita inginkan. Misalnya ingin lebih sukses, lebih kaya, lebih aman, lebih punya banyak teman, dan hal-hal lebih lainnya. Jadi sekali lagi, bukan kita yang menuntut keadaan. Tapi kita lah yang menjadi pusatnya, sehingga lingkungan tertarik kepada kita.

Bagaimana cara memantaskan diri? Salah satunya adalah melakukan investasi terhadap diri.

Yang awam kita lakukan adalah melakukan investasi dana atau aset yang kita miliki, yang berupa uang, kendaraan, tanah, atau barang berharga lainnya. Tujuannya adalah untuk mendapatkan nilai lebih dari aset tersebut. Misalnya mendapatkan bunga bank, kenaikan nilai, pengembangan modal, dan lain-lain. Namun, jangan lupa, diri kita pun juga merupakan aset, bukan? Masih gak percaya kalau tubuh kita ini merupakan aset? Maukah Anda kalau lengan Anda dibeli orang dengan nilai 1 milyar? 5 milyar? Atau mungkin mata Anda dihargai sebesar 10 milyar? Mau kah? Tentu saja tidak, bukan? Nah, inilah yang saya maksud bahwa diri kita ini merupakan aset.

Serupa dengan uang dan tanah yang kita miliki, maka tubuh, hati, dan akal pikiran kita sendiri pun layak diinvestasikan agar mendapatkan nilai lebih. Investasi diri adalah kegiatan yang kita “bayar” untuk menambah kemampuan tubuh, hati, dan akal pikiran kira sendiri. Ujung-ujungnya adalah menjadikan kita lebih baik, menjadi lebih sukses. Investasi diri ini sering saya ibaratkan sebagai uang muka untuk sukses.

Misalnya apa sih yang termasuk investasi diri? Bisa berupa kursus bahasa, pelatihan manajemen, ikut majelis ilmu, seminar, beli buku, bertemu dalam gathering komunitas bisnis, dan lain sebagainya. Berapa uang yang harus dikeluarkan untuk itu? Saya sarankan untuk mengalokasikan 10% pendapatan Anda untuk melakukan investasi diri ini. Lho kok bayar sih? Kan kalau kita bekerja, kita bisa learning by doing? Kan sambil kerja kita bisa belajar. Gratis lagi… Nah…ini lho yang namanya mental gratisan. Emang ada mental gratisan trus sukses? Kalau mau sukses, bayar dulu di muka ya… Kok pake uang muka? Wah, maaf saja. Kalau Anda mau sukses, Anda harus berani bayar kesuksesan di muka dulu…Niatkan untuk investasi diri.

Yang saya lakukan untuk investasi diri saya sampai saat ini diantaranya masih aktif mengikuti les Bahasa Inggris (walaupun saya selalu sebagai member tertua di kelas itu he he…) dan membaca buku dengan target 1 buku 1 minggu.

Artikel saya yang berkaitan dengan Investasi Diri adalah Melebihkan Upaya. Silakan simak.

Adakah cara memantaskan diri lainnya? Masih banyak. Nanti kita kupas di artikel selanjutnya ya…

Salam sukses.

Ingin ngobrol dengan saya? Follow saya di twitter @syarifulakbar.

Single Post Navigation

One thought on “Investasi Diri

  1. Pingback: Perhatikan Penampilan « Syariful Akbar

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: