Syariful Akbar

Original, Fresh & Loud

Apakah Diskon Efektif?

freedigitalphotos.net

Ketika bertanya terhadap tim penjualan, “Apa yang harus dilakukan agar produk lekas laku dan dapat uang?”, jawabannya nyaris serentak, “Lakukan DISKON!!!” Apakah benar hal ini efektif?

Menurut Philip Kotler, diskon merupakan salah satu dari strategi “Penyesuaian Harga”untuk memberikan manfaat atas respon konsumen (misal karena membayar di awal atau karena membantu mempromosikan barang) berupa potongan harga.

Berikut ini jenis-jenis diskon beserta contohnya:

1. Diskon tunai, misalnya beli harga Rp. 10.000,- dipotong 20% sehingga cukup membayar Rp. 8.000,-

2. Diskon jumlah, misalnya beli 10 buah gratis 2 buah sehingga mendapatkan 12 buah

3. Diskon fungsional, misalnya langganan tv kabel, mendapatkan gratis semua channel selama 3 bulan pertama

4.  Diskon seasonal, misalnya late-night-shopping, atau yang populer lainnya adalah “Lebaran Sale”

5. Diskon Trade-in, misalnya potongan harga AC baru merek tertentu dengan menukarkan AC lama yang dihargai Rp. 500.000,-

Bisa dibilang diskon adalah efektif, namun belum tentu efisien. Diskon merupakan hal efektif untuk tercapainya jumlah target penjualan. Namun apakah diskon efisien? Tergantung besarnya “kerugian” yang siap ditanggung penjual. Silakan kalkulasi. Akan tetapi, diskon tidak selamanya menjadi obat mujarab untuk meningkatkan jumlah penjualan.

Salam sukses.

Ingin ngobrol dengan saya? Follow saya di twitter @syarifulakbar.

Single Post Navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: