Syariful Akbar

Original, Fresh & Loud

Gaya nge-Boss

freedigitalphotos.net

Dulu, setiap saya melakukan kesalahan dalam pekerjaan, saya sudah bisa menebak apa yang atasan saya akan lakukan. Yaitu lautan amarah komplet dengan tangan yang menuding-nuding. Sesekali, cara itu dilakukan di muka umum.

Kisah lain, adalah tentang teman saya yang sangat santun di kantor, ternyata selalu berteriak-teriak kasar ketika berkomunikasi dengan sopirnya. 

Banyak orang membuat kasta dalam kehidupannya sendiri, sehingga ada istilah pembantu dan majikan, pintar dan bodoh, atasan dan bawahan, dan lain sebagainya yang mirip dengan kasta-kastaan.

Biasanya orang yang menganggap dirinya boss, memilih hidup serba dilayani, tinggal perintah, dan tunjuk sana-sini. Menyuruh pun tidak menggunakan kata “tolong”. Dan setelah hajat terpenuhi pun juga tidak mengucapkan “terima kasih”.

Tanpa disadari, gaya nge-boss akan merusak pola pikir dan gaya hidup. Orang seperti ini cenderung menggampangkan urusan, sehingga sering tidak memahami masalah secara utuh. Berfikirnya pun tidak melibatkan hati nurani. Sulit berempati terhadap keadaan orang lain, dan sulit jadi dewasa. Sebaliknya, sikap ini akan menjengkelkan dan menyusahkan orang-orang sekitarnya.

Gaya nge-boss memang seperti pelampiasan saja. Dulu waktu jadi anak buah pernah dimarah-marah. Alhasil sekarang setelah menjadi boss, dia pun menunjukkan eksistensinya dengan marah-marah kepada anak buah.

Yuk, mari kita budayakan ucapan “tolong” dan “terima kasih”, serta hentikan “gaya telunjuk” ke muka lawan bicara. Mari kita tempa diri menjadi manusia biasa-biasa saja, normal, wajar, yang membumi, tidak merasa lebih dari yang lain, bisa mandiri, pakai hati dalam bertindak, dan tulus karena-Nya.

Kita manusia hanyalah BONEKA dari Tuhan. Insya Allah hati akan merasa nyaman, bisa menyelesaikan masalah dengan tidak bermasalah, baik, bijaksana, dan terhormat.

Anda pernah jadi korban perlakuan gaya nge-boss? Tips saya: jangan lakukan hal itu kepada orang lain.

Salam sukses.

Ingin ngobrol dengan saya? Follow saya di twitter @syarifulakbar.

Single Post Navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: