Syariful Akbar

Original, Fresh & Loud

Bagaimana Proses Melamar Pekerjaan? (bag 1)

Niat

Niat

Membaca judul di atas, berarti ini berlaku bagi kita yang memilih bekerja menjadi karyawan sebuah tempat usaha. Baik itu yang berasal dari lulusan baru (fresh graduate), magang, kontrak, dan pekerja berpengalaman (experinced professional) yang mau pindah kerja untuk mengejar karir yang lebih baik.

Yang saya tulis ini tidak hanya merupakan pengalaman saya sendiri, namun ada pula testimoni peristiwa yang dialami oleh teman-teman saya.

Secara rinci, ada tiga tahapan dalam melangkah untuk melamar pekerjaan, yaitu (1) Niat, (2) Jalankan, dan (3) Tunggu hasilnya.

Mohon maaf nih, karena saya akan nyicil satu demi satu untuk menulis materi ini.

Niat

Sebelum melakukan pelamaran bekerja, tanyakan pada diri sendiri apakah betul diri kita mampu bekerja pada posisi yang kita lamar. Tanyakan kepada beberapa teman dekat, guru, orang tua, atau saudara mengenai kekuatan yang kita miliki. Lakukan investigasi job desk target sasaran pekerjaan kita. Rasakan dan bayangkan dengan bener-bener, apakah kita bisa menjalankan tugas itu dengan baik. Ibaratnya, kalau kita tidak punya SIM A dan gak bisa nyetir mobil, ya jangan nglamar jadi sopir. Mungkin nglamar jadi kenek dulu, ntar sambil cuci mobil dikit-dikit belajar nyetir maju mundur ampe jadi ahlinya.

Kalau kita belum pernah jadi manager, dan kita pengin melamar pada posisi manager, siapkah ilmu dan kematangan kita? Memang gaji manager lebih tinggi pada umumnya. Tapi, siapkah kita untuk 24 jam dituntut untuk selalu siap mengambil keputusan yang tepat pada waktu yang singkat? Mampukah kita memberikan motivasi kepada karyawan/ anak buah. Mampukah kita memiliki visi-misi yang jelas dan meyakinkan direksi untuk mengikuti solusi yang kita tawarkan? Mampukah kita mati-matian mempertahankan dan meningkatkan prestasi tim kita? Mampukah kita menghandle masalah-masalah eksternal yang timbul dengan departemen lain?

Tanyakan pula pada diri sendiri, apakah kita perlu melamar pada posisi itu? Bagaimanakah posisi pekerjaan kita saat ini? Bagaimanakah prospek di masa yang akan datang? Cari info tentang perusahaan target.

Jangan terpancing emosi dengan menghambur-hamburkan energi untuk mengirim CV sebanyak-banyaknya. Daripada banyak tapi gak nyantol dan penuh spekulasi, mendingan satu aja tapi mantap dan penuh percaya diri.

Niatkan dengan penuh harapan baik sebelum kita mengirimkan lamaran. Niatkan untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih baik dan berkah. Niatkan untuk menambah rejeki keluarga kita, untuk beli buku buat anak-anak, tabungan dan punya uang untuk ikut kursus-kursus menambah ilmu. Niatkan agar bisa memberikan santunan dan sedekah yang lebih besar dan nyata. Niatkan untuk memuliakan keluarga kita dan orang tua kita.

Maksud saya adalah pendekatan holistik. Semuanya dibungkus dengan kebaikan dan sedetail-detailnya. Ucapkan berkali-kali niat kita itu sebagai sarana untuk meneguhkannya. Kalau perlu, niatkan bersama-sama dengan istri atau anak-anak kita, ibu bapak kita, saudara, dan teman-teman. Insya allah nyampe dan adem rasanya. Dengan keadaan yang tenang, langkah akan lebih ringan, kita akan terlihat memiliki energi positif yang terpancar dari wajah kita. Mantap dah.

Insya allah saya sambung tulisan ini ke bagian selanjutnya.

Salam sukses.

Ingin ngobrol dengan saya? Follow saya di twitter @syarifulakbar.

Single Post Navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: