Syariful Akbar

Original, Fresh & Loud

Bagaimana Proses Melamar Pekerjaan? (Bag 2)

Jalankan

Jalankan

Setelah kemarin saya bahas mengenai Melamar Pekerjaan Bagian 1, mari kita lanjutkan dengan bagian ke-2, yaitu “jalankan“. Ini bisa dibilang menguras energi habis-habisan. Kalau tidak kuat ditengah jalan, kadang kita udah putar balik kanan.

Misalnya kita ditelepon ada interview, karena perusahaan yang nelpon tidak jelas identitasnya, kita aja ogah nyamperin. Giliran kita niat beneran, eh ada aja masalah yang membuat kita batal menghadirinya.

Maka dari itu, saya akan memberikan point-by-point agar lebih enak dibaca.

1. Selaraskan dengan niat. Artinya, kita harus konsisten. Kalau kita ingin bekerja menjadi kasir di Supermarket, kirim lamaran dengan baik. Tulis bahwa kita punya pengalaman yang menunjang pekerjaan itu.

2. Bentengi diri dengan target. Karena merupakan ikhtiar nyata, yang ini memang akan menguras tenaga dan waktu. Betapa tidak. Kita mungkin akan dicemooh orang apabila kita masih nganggur. Kita akan disalahkan apabila kita tidak mengikuti apa saran mereka untuk nglamar ke tempat yang mereka rekomendasikan. Tapi awas. Ini memang beda tipis dengan “arogan”. Kita juga harus sadar kemungkinan kita tidak tahu bahwa kita tidak mengerti. Berdasar pengalaman hidup saya sendiri pun, kadang saya masih disadarkan oleh ucapan orang lain, bahwa mungkin yang saya anggap benar, belum tentu benar. Dan itu kadang juga terbukti.

3. Cari info sebanyak-banyaknya. Intinya adalah kita harus all-out. Tanya kepada teman. Tanya pada saudara kita. Jangan malu untuk minta info pekerjaan pada mantan bawahan kita. Yang doyan internet, search di google, yahoo, jobsdb.com, dan situs-situs kerjaan yang lain. Klik nama perusahaan, cari alamat email HRD. SMS kenalan kita, saudara kita, yang mungkin aja mereka punya info kerja. Siapkan CV di flashdisc, dan bawa flashdisc kemanapun kita pergi. Update status di facebook kalau kita lagi nyari kerjaan. Cek iklan koran, barangkali ada posisi yang sesuai dengan minat dan pengalaman kita. All out. Habis-habisan. Ucapkan terus pada diri anda sendiri kalau anda akan mampu mendapatkan pekerjaan yang anda inginkan. Semangat, semangat, dan semangat. Buka situs-situs self motivation agar kita tetap punya tenaga untuk bertahan dalam proses mencari pekerjaan.

4. Cari setiap kesempatan untuk belajar. Semisal anda diundang interview walaupun posisi itu tidak pas dengan keinginan anda, jalankan saja. Anggap sebagai latihan. Testing the water. Kadang ini perlu ditanamkan demikian agar kita bisa selalu belajar dari pengalaman. Dari setiap kegagalan, kita bisa instropeksi bagaimanakah agar surat lamaran selanjutnya tidak bernasib sama. Cari model-model CV sebagai ide modifikasi agar mempunyai nilai jual yang lebih tinggi. Rubah cara anda menerima telepon agar terdengar lebih bersemangat dan tegas. Kalo perlu, ganti gaya anda seperti gaya orang sukses. Misal berjalan tidak ragu-ragu serta agak cepat dengan tatapan mata tajam. Perbaiki penampilan anda. Pakai baju yang rapi. Siapkan setiap waktu. Bawa baju ganti dan dasi selalu agar sewaktu-waktu bisa langsung tempur. Semir sepatu anda setiap pagi. Sisir rambut, minyaki, dan potong yang rapi. Sekali lagi: all out always!!!

5. Bekali dengan doa dan ibadah. Nah, ini dia esensi ketuhanan. Dia yang Maha Memegang Urusan dan kepada Dia-lah kita mestinya meminta tolong. Tunjukkan niat serius kepada Allah SWT bahwa kita bener-bener mengharapkan pekerjaan itu, diniatkan untuk  hidup tenang, memuliakan keluarga, dan bisa berbagi kepada sesama. Masalah kita sebenernya tidak ada apa-apanya dengan kekuasaan Allah. Percayalah. Memang ini masalah keyakinan. Tapi kalo kita mengaku memiliki Tuhan, tentunya jangan lupa yang satu ini. Sholat dan doa justru dilakukan sebelum mengirim lamaran. Mohon doa restu kepada orang tua. Insya allah, alam akan bekerja untuk kita semua…

Besok kita lanjutkan lagi dengan Bagian ke-3.

Salam sukses.

Ingin ngobrol dengan saya? Follow saya di twitter @syarifulakbar.

Single Post Navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: