Syariful Akbar

Original, Fresh & Loud

Up Selling agar Omset Naik

Up Selling agar Omset Naik

freedigitalphotos.net

Dalam proses penjualan, pihak penjual/ tim sales pasti akan menggunakan berbagai strategi untuk mencapai target penjualan.  Dalam artikel ini akan saya share salah satu caranya, yaitu dengan melakukan UP SELLING.

UP SELLING adalah cara menjual dengan menaikkan spesifikasi barang yang awalnya diminati pembeli, dengan tujuan untuk meningkatkan omset penjualan.

Up selling dalam pembelian mobil misalnya. Pembeli pada awalnya menginginkan spec tengah, misalnya Toyota Innova type G class. Namun, tim sales berupaya mendapatkan nilai tambah dalam penjualan unit kendaraan ini dengan menawarkan Toyota Innova type V class. Dengan informasi tambahan nilai, spesifikasi, serta keunggulan yang akan diperoleh pembeli, dan apabila pembeli setuju mengambil produk type V class, maka pihak penjual berhasil melakukan UP SELLING.

Contoh UP SELLING lainnya adalah untuk produk susu anak. Dalam portofolio produk, produsen seringkali membuat beberapa lini produk dari kelas affordable (harga lebih murah), sampai ke kelas premium (harga lebih mahal, dengan benefit yang lebih lengkap). Tim promoter/ SPG pun lantas menawarkan hal ini kepada konsumen, yang pada awalnya menginginkan produk affordable. Dengan pemberian informasi yang lebih lengkap, beralihnya konsumen ke produk premium bisa disebut pula keberhasilan strategi UP SELLING.

Keunggulan UP SELLING adalah minimnya biaya promosi. Hal ini dikarenakan kalaupun konsumen tidak mau membeli produk yang lebih mahal, minimal konsumen tersebut sudah membeli produk kita yang diinginkannya meskipung dengan value yang lebih rendah.

5 Langkah UP SELLING:

1. Pahami Kebutuhan Konsumen –> Hal ini sgt penting, karena konsumen akan membeli jika merasa mereka butuh. Caranya adalah BERTANYA.

2. SOP & Sales Script –> Berikan Sales Script ini kepada tim penjual. Buatkan urutan proses pembelian dan penjualan antara konsumen dan salesman/frontliner secara rapi dan tertulis. Ini harus dipraktikkan setiap saat dan jadi keharusan.

3. Training & Test –> Lakukan training terhadap SOP dan Sales Script yang telah dibuat kepada setiap salesman/frontliner. Selain iu, ukurlah kepada konsumen yang datang. Catat data hasil penjualan dari UP SELLING ini. Nanti Anda akan tahun berapa besar kontribusi dari Up Selling dalam menyumbang sales Anda.

4. Target Penjualan –> Target ini Penting! Tanpa target kerja Anda tak akan berenergi. Disini, Anda buat dua target. Pertama, Target Penjualan Normal. Kedua, Target Penjualan yg dihasilkan dari UP SELLING.

5. Reward –> Berikan reward kepada salesman/fronlinter bila mencapai nilai UP SELLING tertentu setiap bulannya, sehingga mereka akan semangat dalam melakukan penjualan dengan UP SELLING.

Demikian sharing informasi UP SELLING pada artikel ini. Masih ada lagi strategi lain yaitu CROSS SELLING. Nantikan pada artikel selanjutnya.

Salam sukses.

Ingin ngobrol dengan saya? Follow saya di twitter @syarifulakbar.

 

Single Post Navigation

One thought on “Up Selling agar Omset Naik

  1. Pingback: Cross Selling-lah Jawabannya. Bagaimana itu? | Syariful Akbar

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: