Syariful Akbar

Original, Fresh & Loud

Manusia Multi Tasking

Hasil gambar untuk multitaskingKita semua melakukannya: mengetik SMS sambil berjalan, mengirim email selama pertemuan, mengobrol di telepon saat memasak, bahkan makan sambil nonton TV. Dalam era hari ini, melakukan hanya satu hal pada suatu waktu tampaknya benar-benar sesuatu yang langka. Malah ada yang bilang boros waktu. Lebih banyak yang kita lakukan pada saat bersamaan, kita akan lebih efisien. Benarkah demikian?

Yang jelas, penelitian menunjukkan bahwa multi tasking hampir tidak efisien seperti yang kita percaya, dan bahkan bisa berbahaya bagi kesehatan kita. Apa yang Anda sebut multitasking adalah “task-switching”, kata Guy Winch, PhD, penulis Emotional First Aid: Practical Strategies for Treating Failure, Rejection, Guilt and Other Everyday Psychological Injuries. “Ketika datang ke perhatian dan produktivitas, otak kita memiliki jumlah terbatas,” katanya.

“Ini seperti pie chart, dan apa pun yang kita kerjakan akan mengambil sebagian dari kue itu. Ada tidak banyak tersisa untuk hal-hal lain, dengan pengecualian dari perilaku otomatis seperti berjalan atau permen karet. Pindah bolak-balik antara beberapa tugas sebenarnya buang produktivitas,” katanya, “karena perhatian Anda dikeluarkan pada tindakan beralih gigi, dan Anda tidak pernah mendapatkan kondisi terbaik untuk menjalankan aktivitas.”

“Yang sesungguhnya terjadi adalah melakukan hal-hal dalam batch,” kata Winch. “Membayar tagihan Anda sekaligus, kemudian mengirim email Anda sekaligus. Setiap tugas membutuhkan pola pikir tertentu, dan sekali Anda mendapatkan dalam alur Anda harus tinggal di sana dan selesai.”

Ibarat main tenis dengan 2 bola, maka hasilnya tidak akan lebih baik dibandingkan dengan main tenis dengan 1 bola.

Lantas bagaimana?

Berusahalah untuk memberikan setiap tugas perhatian penuh. Anda dapat mencapai tingkat fokus tertinggi jika Anda bisa melakukannya secara linear. Satu hal pada suatu waktu, kemudian bergerak dari satu tugas ke tugas berikutnya. Cobalah: Alih-alih berbicara di telepon sambil menjawab email dan membantu anak Anda melakukan pekerjaan rumah, lakukan secara linear; hal ini tidak akan memakan waktu lebih lama dan Anda akan lebih tajam.

Sepakat?

Salam sukses.

Ingin ngobrol dengan saya? Follow saya di twitter @syarifulakbar.

 

Advertisements

Single Post Navigation

One thought on “Manusia Multi Tasking

  1. Pingback: Letakkan Smartphone | Syariful Akbar

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: