Syariful Akbar

Original, Fresh & Loud

Hindari 9 Hal dalam Karir

office-politicsDalam perjalanan berkarir, tentu saja kita dihadapkan pada tantangan faktor teknis dan non teknis. Masalah program, fasilitas, infrastruktur, jaringan komunikasi, dan keuangan adalah contoh-contoh hal teknis. Sedangkan non teknis,umumnya didominasi oleh kompetensi sumber daya manusianya. Faktor terakhir ini yang tentunya akan mempengaruhi kinerja dan bahkan karir yang sudah dibangun.

Sebuah survei terbaru oleh VitalSmarts menemukan bahwa 83 persen orang melihat orang lain melakukan sesuatu yang membahayakan karir, reputasi, atau bisnis mereka, dan 69 persen mengaku bahwa mereka sendiri telah melakukan sesuatu yang telah merusak karir mereka:

31 persen mengatakan itu cara untuk mendapatkan promosi, kenaikan gaji, atau bahkan pekerjaan
27 persen mengatakan itu merusak sebuah hubungan kerja
11 persen mengatakan itu menghancurkan reputasi mereka

Berdasar artikel www.entrepreneur.com, berikut 9 hal yang membahayakan bahkan merusak karir kita:

  1. Janji berlebihan atau tidak mencapai target. Hal ini sudah cukup jelas dan langsung untuk membunuh karir Anda dengan cepat. Pastikan semuanya diperhitungkan dengan baik, sesuai kemampuan. Komunikasikan ke atasan apabila ada hal yang tidak masuk akal atau tidak paham.
  2. Kepuasan kerja. Maksudnya, semakin kita puas di tempat bekerja, malah justru akan semakin bahaya lho. Perasaan ini akan menimbulkan mental paling pintar, tidak mau mendengarkan pendapat orang lain, dan cenderung tidak efisien.
  3. Takut perubahan. Contoh yang bersifat seperti ini adalah yang selalu mengatakan,”Kami selalu melakukannya dengan cara ini.” Dalam satu survei, 91 persen responden mengatakan bahwa karyawan yang paling sukses adalah orang-orang yang dapat beradaptasi dengan perubahan tempat kerja. Perubahan adalah bagian konstan dari kehidupan kita, baik secara pribadi dan profesional.
  4. Memiliki ego superstar. Seseorang yang memiliki sejumlah keberhasilan dan mulai berpikir bahwa mereka adalah menjadi superstar, kadang membuat kita termotivasi. Masalah akan muncul apabila Anda mulai berpikir bahwa kesuksesan akan bertahan selamanya dan bahwa Anda berhak untuk itu. Jangan pernah puas dengan apa yang sudah dicapai. Setiap saat pasti ada perbedaan.
  5. Mengabaikan rencana besar. Kita harus belajar dengan menimbang prioritas sehari-hari terhadap tujuan. Ini bukan berarti bahwa kita tidak peduli tentang pekerjaan skala kecil/ mikro. Namun kita perlu memiliki disiplin dan perspektif untuk menyesuaikan terhadap situasi yang diperlukan.
  6. Pikiran dan perilaku negatif. Kadang-kadang ketika merasa negatif dan bawah, suasana hati tersebut dapat mempengaruhi orang lain, walaupun kita tidak meniatkannya. Anda dipekerjakan untuk membuat atasan Anda dan pekerjaan tim Anda lebih mudah, tidak sulit. Orang-orang yang menyebarkan negatif melalui departemen mereka dan mengeluh tentang pekerjaan atau orang lain adalah orang yang memperumit orang lain. Walau orang di sekitar Anda harus maklum, ketahuilah bahwa mereka tidak mungkin bersedia untuk melakukannya untuk waktu yang lama.
  7. Emotional Quotient (EQ) rendah.  Ledakan emosional, meremehkan orang lain, interupsi rekan kerja ketika mereka berbicara, dan rendah kesadaran diri adalah contoh-contoh kurangnya kecerdasan emosional yang akan merugikan karir Anda.
  8. Menjilat atasan. Ya, Anda ingin meningkatkan hubungan Anda dengan atasan Anda, tapi tidak dengan merusak kolega Anda. Itulah intinya di sini. Untuk hubungan atasan-karyawan untuk bekerja, itu harus didasarkan pada keaslian dan kinerja.
  9. Bermain politik. Bekerja keras untuk membangun hubungan kerja yang kuat sangat berbeda dari menghasut konflik, memilih peran ganda, merusak rekan, menyebarkan desas-desus, dan bermain politik lainnya. Sekali lagi, dasarkan pada keaslian dan kinerja.

Faktor-faktor di atas menunjukkan bagaimana Anda dapat merusak karir Anda sendiri jika Anda tidak hati-hati.

So, how about you?

Salam sukses.

Ingin ngobrol dengan saya? Follow saya di twitter @syarifulakbar.

(saya modifikasi artikel di www.entrepreneur.com dengan gaya penulisan saya)

Advertisements

Single Post Navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: