Syariful Akbar

Original, Fresh & Loud

Bekerja di Bawah Tekanan

pr-kolom-29-10-16-58b6846f“Mampu bekerja di bawah tekanan”. Beberapa kali kita bisa lihat kalimat itu dalam iklan lowongan kerja. Diantara kita pasti ada yang mengernyitkan dahi. Bagaimana mungkin, kita sudah diminta bekerja, eh malah banyak tekanan. Kalimat ini juga yang seringkali membuat mundur pelamar sebelum proses rekruitment berlanjut.

Lantas bagaimana kita sebaiknya menyikapinya?

Menurut saya, tidak ada yang salah dari statement itu, karena secara umum, pekerjaan apapun pasti ada relasi sebab akibat. “Sebab” pekerjaan belum selesai, maka “akibatnya” kita harus berjuang lebih gigih. Ada sebab, sehingga ada akibat. Tekanan merupakan sebab, yang akibatnya kita harus siap.

Tekanan dalam pekerjaan sejatinya tidak akan pernah bisa kita hindari. Apapun jenis pekerjaan itu, siapa bossnya, apa bidangnya, semua memiliki tekanan yang tingkat kesulitannya bervariasi.

Kenali permasalahan kerja yang menghantui kita dan membuat kita tertekan. Secara teknis, bawahan tidak boleh menderita karena pekerjaan.  Sekecil apapun tekanan itu, upayakan bisa segera diatasi. Tidak ada keberkahan kerja, jika yang kuat terus menindas yang lemah.

Usahakan terus dilakukan komunikasi dua arah dalam satu team. Koordinasi yang kurang terjalin dengan baik, akan menimbulkan akumulasi tekanan yang lama lama bagai bola es siap menggelinding.

Perbanyak wawasan, pergaulan sosial, membaca, training ilmu dan menulis. Lebih banyak kita mendapat ilmu baru darimana saja datangnya, maka tekanan pekerjaan akan menjadi ringan. Apalagi kalau tekanan kerja itu bisa kita balikkan menjadi sebuah senjata baru untuk melejitkan karier kita.

Bagaimana agar tekanan kerja dapat melejitkan karier? Bisa. Bisa. Dan pastinya bisa. Berhasil memecahkan masalah dan kita menjadi pionir orang pertama yang bisa mengatasi masalah, maka kita pun akan bangga dengan hal ini? Kita harus mencari referensi dan wawasan baru agar masalah tersebut bisa diselesaikan bersama .

Yakinilah, berbuat, berdoa dan terus bersemangat dengan niat untuk memperbaiki kinerja dan kerja kita. Semoga tekanan kerja adalah pemberi motivasi buat kita dan bukan menjadi momok menakutkan yang harus kita hindari.

Have a productive day semua…!

Salam sukses.

Ingin ngobrol dengan saya? Follow saya di twitter @syarifulakbar.

Advertisements

Single Post Navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: