Syariful Akbar

Original, Fresh & Loud

Do: Lakukan (2/4)

knowing doingSetelah artikel sebelumnya membahas tentang PLANNING (perencanaan), nah selanjutnya adalah mari kita lakukan rencana kita tersebut. Dalam konsep PDCA, kita masuk ke kategory D, yaitu DO alias Lakukan. Artikel-artikel yang berhubungan dengan ini bisa di klik di Planning: Perencanaan (1/4) atau di Apa Target Anda Tahun Ini?

Nah, sebelum membahas “DO” atau “Lakukan”, saya ingin menegaskan bahwa kita harus tahu ilmunya terlebih dahulu. Hindari asal jalan apalagi mengambil keputusan yang hanya berdasar intuisi. Semua ada ilmunya. Pahami dulu ilmu Planning, agar ketika jalan, kita tidak boros waktu dan sumber daya.

Bagaimana ilmu sebelum DO? Ada delapan hal yang bisa digunakan:

  1. Pentingnya Filosofi/ Visi Misi Perusahaan.  Ketahuilah pengetahuan umum sebelum masuk ke detail dan teknis. Misal Anda mengelola acara akad nikah. Maka Anda harus pahami dulu bagaimana konsep umum akad nikah yang akan dilakukan. Pahami titik-titik yang paling kritis dan menjadi roh bagi acara ini, sehingga Anda bisa masuk ke tahap detail dan teknis.
  2. Pahami dari pelajaran sebelumnya. Hal ini akan mengeliminasi kesalahan-kesalahan tidak perlu terjadi lagi.
  3. Action/ DO/ Lakukan akan diperhitungkan lebih banyak dibandingkan Planning dan Konsep. Jangan bicara kemana-mana, apabila Anda hanya gemar memamerkan hasil perencaraan/ konsep Anda.
  4. There is no doing without miskate. Tidak ada yang bisa berjalan tanpa adanya kesalahan. Apa yang harus dilakukan untuk merespon kesalahan? Maklumi kesalahan. Kesalahan yang masuk akan tidak akan pernah direspon dengan kemarahan.
  5. Ketakutan melangkah akan membuat plan tidak berjalan baik. Organisasi yang berhasil dalam mengubah PLAN menjadi DO sering ditandai oleh pemimpin yang menginspirasi terhadap hormat, kasih sayang, atau kekaguman, tapi tidak takut.
  6. Waspadalah terhadap analogi palsu: melawan kompetisi, tidak satu sama lain. Padahal, saat ini, kolaborasi dan kerjasama dalam persaingan sudah jamak dilakukan. Dekati kompetitor Anda. Ikuti asosiasi perusahaan yang serupa dengan Anda. Insyaallah, pandangan Anda terhadap bisnis Anda sendiri akan lebih luas.
  7. Mengukur apa yang penting dan apa yang dapat membantu mengubah pengetahuan ke dalam tindakan. Dasar dari setiap kesuksesan adalah strategi untuk mencapai target dengan batasan waktu dan sumber daya yang ada.
  8. Selanjutnya adalah tugas pemimpin/ leader untuk menciptakan lingkungan, memperkuat norma-norma, dan membantu menentukan melalui apa yang mereka lakukan, apa yang dilakukan, bagaimana mereka menghabiskan waktu mereka dan bagaimana selanjutnya, melalui tindakan mereka dan bukan hanya kata-kata mereka.

Nah, jadi, melangkah itu tidak semata-mata jalan. Harus ada PLAN dan juga mempertimbangkan faktor-faktor lain agar tidak ada gap yang ada antara apa yang kita tahu dan apa yang kita benar-benar lakukan dalam prakteknya.

Saya akan lanjutkan ke PDCA selanjutnya, yaitu CHECK. Sampai nanti ya.

Salam sukses.

Ingin ngobrol dengan saya? Follow saya di twitter @syarifulakbar.

Advertisements

Single Post Navigation

2 thoughts on “Do: Lakukan (2/4)

  1. Pingback: Check: Periksa (3/4 | Syariful Akbar

  2. Pingback: Action: Tindak Lanjut (4/4-selesai) | Syariful Akbar

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: