Syariful Akbar

Original, Fresh & Loud

Be Smart: Membaca (1/4)

coffee and bookBerdasarkan studi “Most Littered Nation In the World” yang dilakukan oleh Central Connecticut State University pada Maret 2016 lalu, Indonesia dinyatakan menduduki peringkat ke-60 dari 61 negara soal minat membaca.

Indonesia persis berada di bawah Thailand (59) dan di atas Bostwana (61). Padahal, dari segi penilaian infrastuktur untuk mendukung membaca, peringkat Indonesia berada di atas negara-negara Eropa.

Fakta di atas adalah data statistik rata-rata. Kita seharusnya beruntung apabila kita memiliki banyak akses untuk membaca. Saya pun pernah menulis hal ini di artikel Membacalah.

Sibukkan pikiran kita dengan membaca. Tidak untuk wawasan dan ilmu pengetahuan semata, namun juga sebagai media untuk memfungsikan pikiran sebagaimana mestinya. Dalam dunia kesehatan, bahwa menyibukkan pikiran, salah satunya lewat membaca ini, dapat memperpanjang usia.

Membacalah apa saja. Mulailah dengan membaca yang kita sukai. Jadikan membaca ibarat masa puber. Di titik ini, kita belum menemukan tujuannya karena semua menarik hati. Nikmati saja. Jangan ragu-ragu. Jadikan seluruh pengetahuan yang kita baca ini adalah sebagai landasan besar, entah apapun pilihan profesi kita.

Semakin banyak yang kita baca, bagi saya adalah nantinya akan membimbing kita untuk melakukan pemilihan-pemilihan. Landasan besar ini dibutuhkan untuk membangun rumah di atasnya. Perkara bentuk rumahnya seperti apa, pikir saja belakangan. Apabila kita terbiasa di kultur perencanaan, itu lebih baik kalau kita terbiasa untuk mencapai sesuatu dengan rencana yang cermat. Namun, kalau Anda terbentuk oleh alam, tumbuh sebagai otodidak, bergembiralah saja dengan semua proses, nanti alam akan membantu Anda untuk menemukan fokus.

Bacalah dengan tidak semata-mata membaca buku. Biasakan membaca data sebelum Anda melapor ke atasan, misalnya. Latihlah membaca fakta sebelum kita memutuskan hendak berpergian kemana. Tekunkan membaca pola kinerja organisasi sebelum kita mengambil keputusan langkah berikutnya. Jangan terjebak dengan budaya melihat dan mendengar saja. Kuasai setiap hal dengan membaca terlebih dahulu.

Saya akui, saya cukup beruntung bahwa hidup dari kecil terbiasa melihat koleksi buku orang tua saya. Seringkali ikut Bapak saya membeli buku di daerah Shopping Center, yang merupakan pusat buku bekas dan baru terbesar di Yogyakarta. Kadang-kadang ke Gramedia, ke bazaar buku bekas dengan harga murah, atau naik becak untuk pergi ke sebuah toko buku kecil daerah Purwosari, Laweyan, Solo (saya lupa nama toko buku ini). Saya pernah menjadi member sebuah kios sewa buku bacaan. Memiliki kios sewa buku bacaan ini diam-diam masih menjadi cita-cita saya yang belum terwujud.

Saya awalnya dipaksa untuk membaca apapun itu. Dimulai dengan buku cerita Lima Sekawan dan Pasukan Mau Tahu (Enid Blyton) sampai berlangganan majalah anak-anak (Bobo dan Ananda). Kemudian saya masuk ke fase menikmati membaca, sampai saya tertarik buku-buku karangan Goenawan Mohammad, Emha Ainun Nadjib, dan Quraish Shihab. Ketika remaja, saya sudah membaca buku-buku Manajemen, Psikologi, Sejarah, dan Autobiografi.

Saya masih ingat, ketika sangat semangat membaca buku “Membaca orang dari tanda tangan”, yang kemudian saya praktekkan untuk membaca karakter teman-teman saya, he he… Kebiasaan 1 minggu membaca 1 buku pun masih saya jalankan sampai saat ini.

Insyaallah selalu tidak ada kata terlambat untuk memulai.

Membaca merupakan tahap awal untuk kecerdasan intelektual kita. Apa selanjutnya yang menjadikan kita lebih cerdas? Nantikan tahap-tahapnya di artikel mendatang.

Salam sukses.

Ingin ngobrol dengan saya? Follow saya di twitter @syarifulakbar.

Advertisements

Single Post Navigation

2 thoughts on “Be Smart: Membaca (1/4)

  1. Pingback: Be Smart: Menulis (2/4) | Syariful Akbar

  2. Pingback: Be Smart: Berbicara (3/4) | Syariful Akbar

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: