Syariful Akbar

Original, Fresh & Loud

Karantina Mati Gaya

Program_Evaluation_Workshop_tables_and_people_in_Budapest_(6)_compressDalam kegiatan bisnis sehari-hari, kita perlu memberikan fasilitas pengembangan ilmu terhadap kepada tim kita. Banyak cara yang bisa kita lakukan, yaitu dengan training, seminar, atau workshop. Training dan seminar biasanya bersifat one-way, dengan topik yang khusus. Sedangkan untuk workshop, dapat diartikan sebagai tempat berkumpulnya para divisi terkait (berkaitan dengan project tertentu) tertentu yang mana dalam tempat ini, semua melakukan interaksi untuk memecahkan suatu permasalahan tertentu.

Ada lagi istilah karantina. Arti sesungguhnya karantina dari bahasa Italia; quarante giorne atau empat puluh hari adalah “pengasingan” daripada seseorang atau sesuatu, biasanya sebelum masuk negara lain. Hal ini dilakukan karena diduga atau mengidap penyakit. Dalam masa pengasingan, biasanya di pelabuhan atau bandara, dilakukan penelitian akan keadaan apakah mengancam kesehatan atau tidak.

Dalam konteks artikel saya ini, kita bukan membahas karantina hewan atau tumbuhan ya. Tentu saja, istilah karantina ini dipinjam dengan arti fungsionalnya, untuk mengasingkan/ menempatkan beberapa orang secara khusus untuk mendapatkan perlakukan secara khusus pula. Beberapa hal yang populer kita ketahui adalah karantina finalis Putri Indonesia dan karantina finalis karyawan terbaik perwakilan tiap kantor wilayah sebelum mengikuti kompetisi nasional.

Tujuan karantina adalah pengkondisian peserta untuk menghadapi kompetisi. Sehingga diperlukan pembekalan khusus. Biasanya, dalam sesi karantina tersebut, semua peserta benar-benar disibukkan dengan jadwal kegiatan yang padat dan lengkap.

Saya pernah mengikuti training dan karantina yang kesannya menyenangkan. Tinggal di hotel bintang lima, pakai baju bebas senyaman-nyamannya. Ya itulah kemudian terjadi. Selama 5 hari penuh dengan kegiatan di dalam ruangan ber-AC. Toilet dan tempat sholat disediakan di sebelah ruangan. Mau berdiri, duduk, selonjoran pun boleh. Makan dan minum bebas, selama tidak meninggalkan ruangan. Saking padatnya, tidur bisa hanya 3-4 jam saja, karena ada tugas kelompok yang harus dipresentasikan pagi hari selanjutnya. Ada kelompok lain yang mengaku tidur kurang dari 3 jam, karena ada peserta di kelompok tersebut yang sulit berkompromi dengan peserta lainnya.

Di kegiatan yang lain, diberlakukan pelarangan menerima tamu dan keluar hotel selama karantina berlangsung. Bahkan ada aturan dilarang pula menggunakan handphone ketika kompetisi berjalan. Terbayangkan wajah-wajah peserta yang mati gaya karena handphone-nya disita sementara oleh panita.

Namun, pasti ada efek positifnya. Selain lebih siap, banyak hal-hal terapan yang sangat berguna bagi investasi ilmu dan kepribadian semua peserta kegiatan. Perkara jam istirahat yang terbatas, tinggal kita yang pandai-pandai mengaturnya. Anda pasti bisa menginap di hotel bintang lima dalam kondisi santai dan menikmati semua fasilitas yang ada. Namun konteksnya adalah liburan, he he….

Bagi Anda yang hendak mengikuti seminar, training, karantina atau workshop, have fun ya!

Bagi Anda yang bertugas sebagai panitia training, workshop, atau karantina, insyaallah saya akan share tips-tips penyelenggaraannya agar lancar jaya.

Cheers!

Salam sukses.

Ingin ngobrol dengan saya? Follow saya di twitter @syarifulakbar.

Advertisements

Single Post Navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: