Syariful Akbar

Original, Fresh & Loud

Sekolah Lagi

 

Pada suatu hari, seorang ibu dari sopir kantor saya datang menemui HRD. Dia bilang bahwa anaknya berhenti bekerja menjadi pengemudi mulai hari tersebut. Ketika ditanya mengapa anaknya berhenti, sang ibu berkata, “Saya ingin anak saya kuliah dahulu”. Ternyata, si anak ini lulusan SMA, dan langsung bekerja dalam beberapa waktu. Ibunya berharap, dengan kuliah, maka masa depan anaknya akan lebih baik.

Saya yakin hampir kita semua setuju bahwa sekolah adalah usaha menuntut kepandaian (ilmu pengetahuan), pelajaran, dan terdapat interaksi pengajaran di dalamnya.

Istilah sekolah juga menggambarkan situasi formal, dimana ada bangunan fisik, fasilitas di dalamnya, pengajar, dan siswanya.

Sekolah pun ada tingkatannya, dari dasar, menengah, lanjutan, dan pendidikan tinggi.

Kembali ke peristiwa resign-nya pengemudi kantor tadi, menurut saya, fungsi dan tujuan sekolah tidak hanya mengisi otak siswa-siswanya dengan ilmu pengetahuan saja. Sekolah mengajarkan aplikasi dari ilmu pengetahuan tersebut ke dalam minat setiap siswa dan membantu melihat kesempatan-kesempatan yang ada. Dan setiap sekolah juga harus membentuk karakter yang baik dari dalam diri setiap siswanya.

Saking pentingnya, ada pula yang bekerja sambil kuliah. Ambil Kelas Karyawan. Hari Senin sampai Jumat dia bekerja, kemudian Jumat malam dan Sabtu masuk kampus. Kadang-kadang hari Minggu pun kuliah. Belum lagi tugas dan ujian yang harus dijalankan, bersamaan waktunya dengan tugas pekerjaan. Saya selalu angkat jempol kepada orang-orang ini.

Inilah yang saya istilahkan sebagai kebutuhan untuk menuntut ilmu. Tidak semata-mata pengorbanan uang, waktu, perhatian, dan tenaga, namun hal seperti ini sudah masuk dalam kategori investasi kepada diri sendiri.

Menuntut ilmu diyakini bermanfaat utama untuk melatih pola pikir. Hal ini akan membuat kita memiliki cara pandang yang komprehensif dalam menyelesaikan masalah yang ada. Dengan memiliki ilmu yang bertambah sepanjan waktu, maka kita akan terhindar sebagai orang yang bersumbu pendek.

Untuk tujuan ini, saya masih sempatkan waktu mengikuti seminar dan training. Saya pun masih punya obsesi untuk kuliah lagi. Atau minimal ambil short course beberapa bulan. Niat saya mengalokasikan 10% dari pendapatan bulanan untuk investasi keilmuan diri sendiri pun masih belum konsisten. Doakan ya.

Yuk sekolah lagi…

Salam sukses.

Ingin ngobrol dengan saya? Follow saya di twitter @syarifulakbar.

(Foto di atas adalah ruang yang dipakai saya kuliah di Teknik Sipil UGM)

Advertisements

Single Post Navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: