Syariful Akbar

Original, Fresh & Loud

Dikejar Rejeki

P6103907Ketika pulang dari kantor, saya mampir dulu beli titipan orang rumah. Kali ini dititipin ketoprak. Akhirnya ketemu juga gerobak ketoprak, di daerah condet Jakarta Timur.

Sempat keheranan, karena gerobaknya kosong dan tidak ada orang yang jaga.

“Pak, ini tukangnya mana Pak? ” tanyaku ke tukang cukur di sebelahnya.

“Oh, lagi sholat isya Pak. Sudah dari tadi. Bentar lagi datang”, jawabnya.

Mengingat ini pesenan orang rumah, terpaksalah menunggu agak lama. Kalau untuk diri sendiri sih sudah saya tinggal langsung.

Saat menunggu sedikit terlintas dalam hati, sebenarnya betapa banyak potensi pembeli yang akan hilang kalau ditinggal lama begini.

Tak berapa lama datanglah tukang ketoprak tersebut.

“Beli ketoprak, Pak. Satu”, ucapku.

Entah mengapa, tiba-tiba saya berubah pikiran. “Dua deh, Pak”, lanjut saya.

Kemudian datanglah beberapa orang yang antri ingin beli ketoprak. Entah dari mana mereka itu. Tadi saya menunggu sendiri tidak ada orang lain, tiba-tiba mereka datang memesan ketoprak.

Masya Allah.
Tabarakallah,

Tidak sedikit pedagang yang rela MENINGGALKAN sholat demi menjaga dagangannya yang belum tentu ada orang yang beli. Apalagi jika pelanggan sedang ramai.

Atau mungkin pegawai kantoran, RELA menunda SHOLAT bahkan meninggalkan SHOLAT hanya karena alasan SIBUK kerja, meeting, dan lain sebagainya.

Mereka dan juga kita seakan lupa kalau ALLAH lah yang mengatur REZEKI.

Tukang ketoprak ini, dengan yakinnya MENINGGALKAN jualannya untuk SHOLAT, seakan ia lari meninggalkan rezekinya. Sekembalinya dari SHOLAT ternyata REZEKI datang bak lebah mengerumuni bunga. Bahkan Allah pun menggerakkan hati saya sendiri untuk membeli LEBIH dari yang seharusnya.

“Kalaulah anak Adam lari dari rezekinya (untuk menjalankan perintah Allah) sebagaimana ia lari dari kematian, niscaya rezekinya akan mengejarnya sebagaimana kematian itu akan mengejarnya.” ( HR. Ibnu Hibban No. 1084)

Semoga Allah menjadikan kita hamba-Nya yang selalu bertakwa, yang selalu mengutamakan kehidupan akhirat di atas dunia dan seisinya yang singkat ini. Aamiin.

Semoga bermanfaat.

Salam sukses.

Ingin ngobrol dengan saya? Follow saya di twitter @syarifulakbar.

(Artikel ini dikutip dari Whatsapp Group dengan modifikasi kalimat sesuai gaya penulisan saya. Semoga jadi ilmu yang bermanfaat kepada nara sumber tulisan ini. Aamiin. Saya pun tertunduk malu ketika membacanya. Ampuni saya, ya Robb…)

Advertisements

Single Post Navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: