Syariful Akbar

Original, Fresh & Loud

Semangkok Bakmi

3CKP1X0EE19D630866F1F7sxSeorang anak bertengkar dengan ibunya dan meninggalkan rumah. Saat berjalan tanpa tujuan ia baru sadar bahwa ia sama sekali tidak membawa uang. Ia lapar sekali, ingin makan semangkok bakmi.

Pemilik bakmi melihat anak itu berdiri cukup lama di depan warungnya, lalu bertanya…

+: “Nak, apakah engkau ingin memesan bakmi?”

-:  “Ya, tapi aku tidak punya uang,” jawab anak itu dengan malu-malu.

+: “Tidak apa-apa, aku akan memberi gratis.”

Anak itu segera makan. Kemudian air matanya mulai berlinang.

+: “Ada apa Nak?”

-: “Tidak apa-apa, aku hanya terharu karena seorang yang baru kukenal memberi aku semangkuk bakmi”

“Sedangkan ibuku telah mengusirku dari rumah.”

“Kamu seorang yang baru kukenal tapi begitu peduli padaku”

+: “Nak, mengapa kau berpikir begitu, renungkan hal ini, aku hanya memberimu semangkuk bakmi & kau begitu terharu. Ibumu telah memasak nasi, dan lain-lain setiap hari sampai kamu dewasa, harusnya kamu berterima kasih kepadanya.”

Anak itu kaget mendengar hal tersebut, seraya berkata dalam hati, “Mengapa untuk semangkuk bakmi dari orang yang baru ku kenal aku begitu berterima kasih. Namun terhadap ibuku yang memasak untukku selama bertahun-tahun, aku tak pernah berterima kasih.

Anak itu segera bergegas pulang.

Begitu sampai di ambang pintu rumah, ia melihat ibunya dengan wajah cemas.

Ketika melihat anaknya, kalimat pertama-tama yang keluar dari mulutnya adalah “Nak.., kau sudah pulang, cepat masuk, ibu telah menyiapkan makan malam.”

Mendengar hal itu, si anak tidak dapat menahan tangisnya dan menangis di hadapan ibunya.

Sahabatku,
Kadang satu kesalahan, membuat kita begitu mudah melupakan kebaikan yang telah kita nikmati tiap hari.

Sekali waktu kita mungkin akan sangat berterima kasih untuk suatu pertolongan kecil yang kita terima.

Namun kita sering tidak sadar dan lupa berterima kasih akan kebaikan-kebaikan dari orang-orang yang sangat dekat dengan kita.

Berterimakasihlah kepada semua orang-orang terdekat dengan kita.

Hidup itu indah, kalau kita pandai berterima kasih dan bersyukur.

Saya pun masih belajar untuk itu.

Salam sukses.

Ingin ngobrol dengan saya?  Follow saya di twitter @syarifulakbar.

(Artikel ini saya copas dari Whatsapp Group, dengan modifikasi sesuai gaya penulisan saya)

Advertisements

Single Post Navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: