Syariful Akbar

Original, Fresh & Loud

Kagum dan Iri

IMG-20180101-WA0001Suksesnya orang lain selalu membuat kita kagum. Rasa kagum muncul karena mereka mampu hidup mapan, taat, dan bahagia. Sesaat kemudian, kita tersadar untuk merasa berhak berada pada posisi itu.

Memiliki atasan yang jauh lebih muda dan ketaatan ibadah teman yang dulu terkenal bandel adalah sederetan contoh kehidupan nyata yang membuat kita iri karena diri kita yang belum mampu mewujudkan kesuksesan dan kebahagiaan yang didambakan.

Sesungguhnya, rasa kagum dan iri ini adalah hal yang biasa. Kita bisa jadikan kedua rasa ini sebagai kegelisahan untuk berubah. Kita memikirkan untuk kehidupan yang lebih baik.

Menurut Rasulullah SAW, tidak ada iri hati (yang diperbolehkan) kecuali terhadap dua perkara, yakni : seseorang yang diberi Allah berupa harta lalu dibelanjakan pada sasaran yang benar, dan seseorang yang diberi Allah berupa ilmu dan kebijaksanaan lalu ia menunaikannya dan mengajarkannya.

Tempatkan motivasi untuk kebaikan diri sendiri. Yakinlah bahwa tidak ada ciptaan Allah yang sia-sia, sesuai dengan bidangnya masing-masing.

Mengutip pernyataan Mario Teguh, “Aku tahu aku tidak seutuhnya sempurna, tapi pasti ada sesuatu dalam diriku yang sangat indah.”

Salam sukses.

Ingin ngobrol dengan saya?Β Β Follow saya di twitter @syarifulakbar.

Advertisements

Single Post Navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: